Sepotong Kenangan

06.32 Arini S Irawati 0 Comments



Ku taburkan serbuk kenangan kita di kali Gelis malam ini, saya tak bermaksud membuangnya. Hanya menginginkan ia mengalir, dan mencari takdirnya sendiri. Berenang mengikuti arus, meresapi dinginnya sendiri, dan menyelami kedalaman diri. Mungkin ia akan lebih bahagia menjadi takdir si pemancing atau pemungut kenangan yang lain. 

Saya hanya tahu, engkau tak lagi menjadi rumah dimana saya ingin pulang. Rumah yang Nampak merah jambu, seperti senyumnya yang malu-malu. Rumah tempat melipat jarak, merangkai senyum, dan terkadang menekuri senja yang hampir pulas di ranjang.
Rumah yang hanya ada aku, ia, dan kurcaci lucu penggembira.

Terbit:
Irawati, Arini Septiyan, 2017. Kata Kota: Sepilihan Puisi Tentang Kudus. Kofiku, hlm.


You Might Also Like

0 komentar: